Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

YANG TERTINGGAL DI JALAN ITU BUKAN TAS ITU (3)

Hutan Tidak Pernah Aman “Di hutan, tidak ada yang benar-benar ingin membunuhmu. Tapi tidak ada juga yang peduli jika kamu mati.” Hutan tidak berteriak seperti gempa. Tidak mengaum seperti api. Ia diam. Dan justru karena diam… banyak orang salah mengira bahwa ia aman. Daun bergerak pelan. Cahaya matahari jatuh lembut di tanah. Suara serangga seperti musik latar yang menenangkan. Semuanya terlihat seperti kehidupan yang harmonis. Padahal itu hanya permukaan. Di balik itu, hutan adalah sistem yang tidak pernah berhenti bekerja. Setiap langkah yang kamu ambil di dalamnya adalah negosiasi dengan tanah, dengan cuaca, dengan makhluk lain yang tidak selalu ingin terlihat. Aku tidak pernah menganggap hutan sebagai musuh. Tapi aku juga tidak pernah cukup bodoh untuk menganggapnya sebagai teman. Ia netral. Dan netralitas itu… bisa membunuh. Batu yang kamu injak tidak peduli apakah kamu lelah. Akar pohon tidak peduli apakah kamu sedang terburu-buru. Tanah yang licin...

Iblis kecil di pinggir hutan

" Aku memilih menjadi iblis kecil di pinggir hutan." Setidaknya api di tandukku masih cukup jujur untuk menyalakan rokok, bukan membakar hutan demi tepuk tangan manusia." “Aku memilih menjadi iblis kecil di pinggir hutan." Sebab malaikat terlalu sibuk menjaga sayapnya tetap putih, sementara dunia diam-diam terbakar oleh sinarnya yang tampak suci. Aku duduk di teras rumah sambil menyalakan rokok dengan api khayal di ujung tandukku sendiri. Pagi baru saja bangun. Burung-burung mulai ribut seperti pegawai kantor yang takut terlambat absen kehidupan. Kupu-kupu beterbangan tanpa tahu bahwa manusia sedang sibuk menggambar batas tanah, membuat sertifikat kepemilikan, lalu menyebut dirinya makhluk paling beradab di muka bumi. Lucu memang. Seekor kupu-kupu bisa hidup tanpa pernah merasa perlu menjadi gubernur bagi bunga. Tetapi manusia selalu merasa perlu menjadi penguasa bagi segala sesuatu. Musang gemukku berlari kecil di halaman, lalu memanjat pohon pepaya dengan semang...