Sebuah taman ( Sebelum Pulang )
Ada satu titik dalam hidup yang tidak selalu tampil sebagai peristiwa dramatis, tidak pula disertai sorotan atau suara gemuruh, tetapi diam-diam menentukan arah seluruh perjalanan. Titik itu bukan ketika seseorang membuat keputusan besar, bukan ketika semua jawaban tiba-tiba terang, melainkan ketika seseorang berhenti ragu dan mulai melangkah, meskipun tidak tahu akan sampai ke mana. Aku tidak pernah benar-benar mengumumkan bahwa aku memilih jalan ini. Tidak ada deklarasi, tidak ada momen besar yang disaksikan banyak orang. Yang terjadi hanya perubahan kecil di dalam, aku berhenti mencari jalan lain. Bukan karena tidak ada pilihan, tetapi karena untuk pertama kalinya aku merasa tidak perlu pergi ke mana-mana lagi. Ruang yang awalnya hanya pertemuan sederhana perlahan menjadi bagian dari hidupku. Ia bukan lagi proyek yang harus diselesaikan, bukan tanggung jawab yang menuntut laporan, tetapi sesuatu yang hidup. Anak-anak itu tidak lagi datang sebagai pengunjung. Mereka menjadi...